Beasiswa Tahfidz - Lazis Unnes

Universitas Negeri Semarang melalui Rumah Amal Lazis memberikan apresiasi khusus bagi penghafal Al Quran (hafidz/hafidzah) berupa bantuan biaya studi dan biaya hidup selama kuliah dengan ketentuan yang berlaku.
Beasiswa ini bertujuan mendukung peningkatan prestasi akademik serta mendukung adanya pengajaran dan pembinaan Al-Quran untuk mahasiswa muslim di lingkungan kampus (pemberdayaan mahasiswa).
Selanjutnya, program ini menitikberatkan pada pembelajaran Al-Qur’an : cara membaca dengan baik, lagu bacaan, hafalan, serta pemahaman. Pendekatan pemahaman Al-Qur’an dilakukan melalui kajian tafsir maupun kajian ayat-ayat ilmiah. Dalam perkembangan selanjutnya, bagian ini diharap turut serta dapat melahirkan delegasi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) antar perguruan tinggi tingkat nasional maupun internasional.

Kriteria penerima beasiswa tahfidz :
a)     Mahasiswa  S1/S2 muslim.
b)     Mahasiswa  S1/S2 yang mempunyai hafalan Al Quran 30 Juz.
c)     Memiliki motivasi belajar yang tinggi.
d)     Aktif dalam kegiatan keislaman.
e)     Memenuhi persyaratan penerima beasiswa dari Rumah Amal Lazis UNNES.

Mekanisme pendaftaran beasiswa tahfidz :
a)     Mendapat rekomendasi dari dekan fakultas atau Direktur pascasarjana UNNES.
b)     Melampirkan Syahadah (sertifikat tahfidz) dari pesantren selama menghafal Al Quran.
c)     Melengkapi berkas yang telah ditentukan oleh Rumah Amal Lazis UNNES
d)     Verifikasi berkas oleh Rumah Amal Lazis UNNES

Tugas dan kewajiban bagi penerima beasiswa ini antara lain :
a)     Mengikuti perkuliahan di UNNES dengan sebaik-baiknya, sehingga mampu meningkatkan kemampuan intelektual diri dan lulus tepat waktu.
b)     Menjaga hafalan Al-Qurannya dengan sebaik-baiknya.
c)     Memberikan pembelajaran Al Quran/ ilmu keislaman kepada mahasiswa muslim UNNES dengan sebaik-baiknya secara rutin.
d)     Memberikan pelalatihan dan pembinaan kepada mahasiswa muslim yang kurang bagus dalam bacaan Al Quran.
e)     Melakukan mentoring/pengajaran kepada adik kelas, baik dalam bidang akademik maupun bidang keislaman.
f)      Melakukan pengabdian diri (berkhidmat) untuk agama, bangsa, dan negara dan orang tua dengan sebaik-baiknya.